artikel pendidikan gratis

PENDAHULUAN

Penarikan ide pokok

Artikel 1

Bersama Wujudkan Pendidikan Dasar Gratis

Pendidikan dasar merupakan sarana untuk membangun landasan intelektual anak bangsa. Dengan didukung oleh UUD 1945 pasal 32 ayat 2 menyebutkan bahwa setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya. Aturan tersebut memberikan gambaran bahwa penyelengaraan pendidikan dasar merupakan kewajiban pemerintah sekaligus hak masyarakat. Pendidikan dasar gratis secara teoritis bisa dilaksanakan, terlebih hal tersebut sudah menjadi amanat konstitusi yang harus diwujudkan. Kemampuan daerah dalam menyelenggarakan pendidikan dasar gratis tidak sama. Sumber biaya pendidikan yang terbesar bukan lagi dari APBN, melainkan dari APBD kabupaten/kota. Sudah seharusnya pemerintah daerah menyediakan anggaran yang cukup memadai untuk mendukung terwujudnya pendidikan dasar gratis. Beberapa kabupaten/kota di Indonesia berhasil mewujudkan pendidikan dasar gratis tanpa menunggu turunnya dana dari pusat. Peluang setiap daerah untuk dapat melaksanakan pendidikan dasar secara gratis sejatinya sama. Akan tetapi jelas bahwa mewujudkan pendidikan gratis tidaklah semudah yang dibayangkan. Ketipdak supksesan penyelenggaraan pendidikan dasar hanya akan memperparah pondasi intelektual bangsa, dan pada gilirannya akan menurunkan daya saing bangsa di tingkat global. Dengan mempertimbangkan implikasinya pada kualitas sumber daya manusia di masa datang, tidak ada alasan bagi kita intuk menunda-nunda pelaksanaan pendidikan dasar gratis.

Artikel 2

Pendidikan Gratis Perlu Pengawasan

Pengucuran bantuan operasional sekolah masih membutuhkan pengawasan. Itu terungkap dalam sosialisasi mengenai kebijakan pendidikan gratis pendidikan dasar tahun 2009 kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi oleh Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyio. Pelaksanaan pendidikan gratis yang oleh pemperintah dilaksanakan dengan mengucurkan BOS masih membutuhkan pengawasan. Tugas pengawas membina sekolah, merancang, memakai, mempertanggungjawabkan, penggunaan dana, dan melaporkan secara intensif. Pengawasan menjadi sangat penting. Batasan pendidikan gratis mengikuti peraturan pemerintah tentang pendanaan pendidikan pyang terdiri dari biaya investasi, operasional, dan personal. Belum semua biaya ditanggung pemerintah.

Artikel 3

Pendidikan Gratis Tidak Melarang Sumbangan

Menurut Menteri Pendidikan Nasional, indikator gratis untuk pendidikan atau sekolah ditentukan oleh pemerintah, bukan oleh masyarakat. Alasannya, masing-masing daerah mengetahui dan dapat mengukur batas kemampuan masing-masing untuk menyelenggarakan pendidikan gratis. Indikator gratis ditentukan oleh pemerintah agar pendidikan gratis dapat dilaksanakan dengan baik. Pendidikan gratis tidak melarang sumbangan. Berkaitan dengan pihak yang tidak mau melaksanakan pendidikan gratis, Mendiknas menegaskan bahwa pihak tersebut akan di-impeach.

PEMBAHASAN

Mamperoleh pendidikan gratis merupakan hak setiap masyarakat. Indikator gratis bukanlah untuk golongan mampu akan tetapi adalah golongan menengah kebawah. Pendidikan gratis tersebut di mulai dari pendidikan dasar hingga menengah akhir. Hal ini sesuai dengan amanat Depdiknas yang akan mewujudkan pendidikan gratis untuk tingkat dasar sampai akhir. Hal ini harus kita sambut dengan baik. Pemerintah seharusnya menyediakan sarana dan prasarananya. Sedangkan masyarakat memberikan dukungan dengan terselenggarakannya pendidikan tersebut. Akan tetapi bisakah pendidikan dasar diselenggarakan secara gratis? Faktanya memang saat ini telah terselenggara, akan tetapi hanya di beberapa daerah. Padahal anggaran program tersebut tidak lagi dari APBN melainkan dari APBD masing-masing daerah, seiring dengan otonomi daerah. Hal tersebut berarti daerah sepenuhnya mengendalikan sendiri program di daerahnya. APBN hanya sebagai biaya operasional sekolah(BOS) saja. Pemerintah daerah harus proaktif membuat kebijakan mengajak peran serta masyarakat dalam pelaksanaan pendidikan gratis ini. Dengan menjalankan dengan sungguh-sungguh bukan tidak mungkin program ini bisa diwujudkan.

Bantuan BOS sangat perlu pengawasan. Karena agar tidak terjadi penyalah gunaan dalam menggunakan dana BOS tersebut. Saat ini saja telah banyak dana BOS diselewengkan. Padahal itu merupakan anggaran untuk mendukung terselenggarakannya pendidikan gratis. Ini merupakan batu sandungan bagi pemerintah dalam menjalankan program tersebut. Oleh karena itu pengawasan dalam penyaluran maupun penggunaan BOS sangatlah penting. Disini pemerintah harus menambah anggaran lagi demi kelancaran BOS. Apabila pemerintah terus menerus terkonsentrasi pada pengawasan bukan tidak mungkin pula pendidikan gratis sulit terealisasi. Pendidikan gratis ditentukan oleh pemerintah, karena untuk mengantisipasi tuntutan masyarakat yang banyak. Pendidikan gratis juga tidak melarang adanya sumbangan. Sumbangan berbeda dengan pungutan, pungutan jumlah dan waktunya ditentukan sedang sumbangan tidak.

Persamaan

Dari ketiga arikel tersebut terdapat beberapa persamaan:

1. bahwa pendidikan gratis dimulai sejak pendidikan dasar

2. pendidikan gratis diselenggarakan oleh pemerintah dalam hal ini Depdiknas, sedang masyarakat   wajib mendukung terselenggarakannya pendidikan gratis.

3. pendidikan gratis pada dasarnya diselenggarakan oleh masing-masing daerah seiring dengan otonomi daerah, oleh karena itu pemerintah hanya memberikan anggaran berupa BOS. Karena hak sepenuhnya program ini berada di pemerintah daerah dengan mengandalkan APBD.

Perbedaan

1. setiap judul artikel berbeda yang masing-masing membahas pendidikan gratis akan tetapi tujuannya berbeda.

2. perlunya pengawasan di artikel 3, sedang artikel 2 menyebutkan pendidikan gratis tidak melarang sumbangan, dan artikel 1 dimana daerah menyediakan dana yang memadai untuk pendidikan gratis ini.

3. pemerintah belum sepenuhnya mampu menjalankan program pendidikan dasar gratis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: